Telkom-3S untuk kurangi ketergantungan pada satelit asing

Telkom-3S untuk kurangi ketergantungan pada satelit asing

IBOQQNEWS.comTelkom-3S untuk kurangi ketergantungan pada satelit asing Untuk mengurangi ketergantungan kepada negara asing, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (Telkom) akan meluncurkan satelit barunya Telkom-3S di Kourou, Guyana Prancis, Selasa (14/2/2017), atau Rabu pagi Waktu Indonesia Barat.

Telkom-3S diorbitkan untuk menggantikan satelit Telkom-3 yang gagal mencapai tujuan setelah diluncurkan dari Baikonur Cosmodrome, Kazakhstan, pada 7 Agustus 2012.

Kegagalan tersebut membuat Telkom mesti menyewa satelit asing untuk memenuhi kebutuhan pengguna di Indonesia, yang biayanya mencapai USD4 juta per 90 hari. Demikian dikabarkan KompasTekno (19/10/2012).

Saat ini di orbit Bumi terdapat dua satelit perusahaan telekomunikasi Indonesia itu, yakni Telkom-1 dan Telkom-2 yang awalnya akan bekerja hingga 2016 dan 2020. Namun masa pakai Telkom-1 diperpanjang hingga 2018, sementara Telkom-2 diperkirakan bisa beroperasi hingga 2021.

Dua tahun setelah kegagalan Telkom-3, PT Telkom mencapai kesepakatan dengan Thales Alenia Space –perusahaan teknologi antariksa yang bermarkas di Cannes, Prancis– untuk membuat satelit baru. Satelit itu kemudian dinamai Telkom-3S (T3S).

Thales Alenia Space, dalam siaran persnya, menyatakan menjadi kontraktor utama pembuatan satelit itu dan bertanggung jawab untuk desain, konstruksi, uji coba, serta pengiriman ke orbit.

Untuk semua keperluan itu, menurut Republika (30/1), Telkom merogoh koceknya hingga USD300 juta (Rp4 triliun).

Pengiriman satelit ke luar angkasa akan dilakukan oleh Arianespace menggunakan roket Ariane 5. Selain T3S, pada saat yang sama, Ariane 5 juga akan mengangkut SKY Brasil-1, satelit yang dioperasikan oleh DIRECTV Latin America.

“Kita sudah lihat fasilitas dan reputasi Thales Alenia. Untuk mitra launcher kami, Arianespace adalah yang terbaik juga di bisnisnya. Jadi, bisa dikatakan, Telkom-3S ditangani oleh ahli terbaik di industri satelit. Semoga peluncurannya nanti berjalan lancar,” menurut Direktur Network IT & Solution Telkom, Abdus Somad Arief, kepada detikInet (11/2).

T3S dibangun Thales Alenia Space menggunakan platform Spacebus 4000B2 generasi baru berkapasitas 49 transponder –24 transponder C-band, 8 extended C-band, dan 10 Ku-band.

Ia merupakan satelit pertama Telkom yang dilengkapi dengan spektrum Ku-band. Satelit sebelumnya, Telkom-1 dan Telkom-2 semuanya “bermain” di C-band dan atau extended C-band.

Frekuensi Ku-band tergolong tinggi sehingga diameter antena penerima cukup kecil saja. Hal ini tentu banyak memberikan keuntungan bagi pengguna, khususnya terkait waktu instalasi yang tentunya lebih cepat dan juga kepraktisan dalam teknis instalasi karena tidak memerlukan pondasi yang mahal.

C-band akan mengkover Indonesia dan Asia Tenggara, extended C-band akan mengkover Indonesia dan sebagian Malaysia, sementara Ku-band dikhususkan untuk kawasan Indonesia.

Telkom-3S untuk kurangi ketergantungan pada satelit asing video viral info traveling info teknologi info seks info properti info kuliner info kesehatan foto viral berita ekonomi

T3S ini akan menempati posisi orbit 118 derajat Bujur Timur, berada tepat di atas Pulau Kalimantan. Orbit tersebut sama dengan Telkom-2. Jika T3S sudah beroperasi penuh, The Jakarta Globe (30/1) mengabarkan, orbit Telkom-2 –yang hanya memiliki transponder C-band– bakal digeser.

Jika T3S berhasil mencapai orbit dan bekerja sempurna, satelit itu diharapkan akan mengurangi ketergantungan perusahaan telekomunikasi di Indonesia terhadap satelit asing. Mengutip CNN Indonesia (29/10/2016), saat ini ada 34 satelit asing yang diizinkan beroperasi di Indonesia.

Abdus menjelaskan Indonesia saat ini membutuhkan 300 transponder, sementara jumlah transponder Telkom-1 dan Telkom-2 total hanya 140 transponder.

Peluncuran Telkom-3S akan menambah angka total transponder yang dioperasikan PT Telkom menjadi 189 buah, sehingga mengurangi biaya sewa transponder pada satelit milik negara lain.

Ketua Asosiasi Prakarsa Indonesia Cerdas (APIC), Suhono Harso Supangkat, meyakini mengorbitnya T3S akan mendorong pertumbuhan dan perkembangan smart city di Indonesia.

“Indonesia kan negara kepulauan di mana ada daerah perkotaan, pedesaan, kelautan hingga pinggiran. Sarana dan prasaran komunikasi via udara atau satelit tentu lebih cepat dipenuhi dibandingkan wireline (kabel). Satelit T3S itu akan meningkatkan konektivitas sebagai salah satu syarat smart city,” kata Suhono kepada Indotelko.com (9/2).

Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel), mengutip Kompas.com (7/2), menyatakan keberadaan T3S juga bisa menjadi upaya menegakkan kedaulatan digital di wilayah Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau.

Kunjungi juga KLIK66 situs judi qq online terbesar dan terpercaya di indonesia yang menyediakan 8 jenis permainan di antaranya aduq , bandarq, BANDAR POKER , bandar66 Dan Lain - lain. DAFTAR SEKARANG Bonus Promo Menarik menanti anda.

-> BONUS TURN OVER 0.5%
-> BONUS REFERRAL 20%

Telkom-3S untuk kurangi ketergantungan pada satelit asing video viral info traveling info teknologi info seks info properti info kuliner info kesehatan foto viral berita ekonomi

Telkom-3S untuk kurangi ketergantungan pada satelit asing video viral info traveling info teknologi info seks info properti info kuliner info kesehatan foto viral berita ekonomi   Telkom-3S untuk kurangi ketergantungan pada satelit asing video viral info traveling info teknologi info seks info properti info kuliner info kesehatan foto viral berita ekonomi   Telkom-3S untuk kurangi ketergantungan pada satelit asing video viral info traveling info teknologi info seks info properti info kuliner info kesehatan foto viral berita ekonomi   Telkom-3S untuk kurangi ketergantungan pada satelit asing video viral info traveling info teknologi info seks info properti info kuliner info kesehatan foto viral berita ekonomi   Telkom-3S untuk kurangi ketergantungan pada satelit asing video viral info traveling info teknologi info seks info properti info kuliner info kesehatan foto viral berita ekonomi   Telkom-3S untuk kurangi ketergantungan pada satelit asing video viral info traveling info teknologi info seks info properti info kuliner info kesehatan foto viral berita ekonomi   Telkom-3S untuk kurangi ketergantungan pada satelit asing video viral info traveling info teknologi info seks info properti info kuliner info kesehatan foto viral berita ekonomi