Samsung mulai masuki pasar rumah pintar di Indonesia

Samsung mulai masuki pasar rumah pintar di Indonesia

Samsung selama ini lebih dikenal karena ponsel pintar produksi mereka. Namun selain itu ada inovasi lain yang terus dikembangkan oleh pemimpin pasar elektronik di Indonesia dan dunia itu, yakni rumah pintar (smart home) melalui SmartThings.

Menurut Jo Semidang, Corporate Marketing Director Samsung Electonics Indonesia, konsep rumah pintar berbasiskan teknologi SmartThings saat ini fokus pada masalah konsumsi energi dan keamanan.

“Dengan penerapan smart home, maka konsumsi energi di rumah bisa dihemat. Selain itu faktor keamanan juga bisa lebih dikontrol,” jelas Jo dalam siaran pers yang diterima Beritagar.id, Jumat (3/3/2017).

Ia menambahkan, perangkat pendukung rumah pintar dari Samsung sudah dikomersilkan di Amerika Serikat. Satu set perangkat kontrol (Starter Kit, Hub, Motion Sensor, Multi Sensor, dan Power Outlet) dijual seharga USD250 (Rp3,3 juta).

Untuk Indonesia, Jo mengatakan masih dalam tahap pengembangan, namun akan segera diimplementasikan pada tahun ini.

Masalah utama pengembangan rumah pintar di Indonesia, menurut Jo adalah sambungan internet cepat yang belum stabil. Samsung tidak ingin membuat hal itu membuat pengalaman menggunakan rumah pintar jadi tidak memuaskan.

Lebih lanjut Jo menjelaskan pada tahap awal, konsep smart home ini akan menyasar pasar properti. Ia menyatakan hingga saat ini sudah banyak permintaan dari pengembang properti untuk penyediaan konsep rumah pintar.

“Konsep smart home ini nantinya akan menjadi salah satu keuntungan yang ditawarkan pengembang properti kepada calon pembeli” ujarnya.

Hal itu sudah dimulai Samsung Electronics Indonesia melalui kerja sama strategis dengan PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN), salah satu pengembang properti terbesar di Tanah Air. Demikian dikabarkan Kompas.com (10/1).

Sebagai awal, kerja sama itu akan diimplementasikan pada sistem keamanan dan keselamatan di perumahan Podomoro Golf View Cimanggis.

Menyusul kemudian di Madison Park, Grand Madison, dan beberapa proyek residensial APLN lainnya di Medan, Balikpapan, dan Batam.

Aplikasi SmartThings

Inovasi rumah pintar tersebut mulai dikembangkan Samsung setelah mengakuisisi perusahaan SmartThings dengan nilai investasi USD200 juta pada Agustus 2014. Setahun setelah itu, raksasa elektronik dari Korea Selatan itu mulai mempromosikan Samsung SmartThings Hub.

Dalam “rumah pintar” itu, perangkat-perangkat seperti Starter Kit, Hub, Motion Sensor, Multi Sensor, dan Power Outlet, bisa dihubungkan dengan produk rumah tangga Samsung dan dapat diatur melalui sebuah alat pengendali jarak jauh (remote).

Dengan aplikasi SmartThings App, pengguna dapat mengatur seluruh perangkat rumah tangga yang terkoneksi. Sehingga konsumen bisa mengawasi dan memastikan keamanan rumah di manapun mereka berada.

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan melalui aplikasi ini:

  1. Menambahkan perangkat
    • Menambahkan berbagai perangkat ke dalam aplikasi agar bisa terkoneksi dengan Smart Home. Daftar perangkat yang terpasang pada aplikasi Smart Things App dapat dimodifikasi di manapun.
  2. Mendapatkan notifikasi
    • Pilih dan atur notifikasi dan peringatan yang diinginkan untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai perangkat rumah tangga dan keadaan rumah.
  3. Mengatur aksi
    • Pengguna dapat membuat berbagai perintah otomatis yang dapat diaktifkan kapanpun sesuai dengan pengaturan yang dibuat sebelumnya.
  4. Berkomunikasi
    • Pengguna dapat mengubah pengaturan perangkat yang terkoneksi sesuai dengan kebutuhan dan pola hidup. Sehingga bisa menyesuaikan konsep Smart Home sesuai dengan gaya hidup mereka.

Untuk jalur penghubungnya, Samsung juga mengembangkan teknologi protokol baru, di luar Bluetooth dan WiFi, yaitu ZigBee dan Z-Wave. Protokol ini pun bersifat terbuka sehingga bisa dikembangkan dan digunakan bebas dan oleh jenama lain.

Selain itu Samsung juga menjalin kerja sama dengan Osram dalam produksi bohlam yang mendukung teknologi Smart Things. Demikian dilansir laman Gottabemobile (

Kunjungi juga KLIK66 situs judi qq online terbesar dan terpercaya di indonesia yang menyediakan 8 jenis permainan di antaranya aduq , bandarq, BANDAR POKER , bandar66 Dan Lain - lain. DAFTAR SEKARANG Bonus Promo Menarik menanti anda.

-> BONUS TURN OVER 0.5%
-> BONUS REFERRAL 20%

Samsung mulai masuki pasar rumah pintar di Indonesia video viral info traveling info teknologi info seks info properti info kuliner info kesehatan foto viral berita ekonomi

Samsung mulai masuki pasar rumah pintar di Indonesia video viral info traveling info teknologi info seks info properti info kuliner info kesehatan foto viral berita ekonomi   Samsung mulai masuki pasar rumah pintar di Indonesia video viral info traveling info teknologi info seks info properti info kuliner info kesehatan foto viral berita ekonomi   Samsung mulai masuki pasar rumah pintar di Indonesia video viral info traveling info teknologi info seks info properti info kuliner info kesehatan foto viral berita ekonomi   Samsung mulai masuki pasar rumah pintar di Indonesia video viral info traveling info teknologi info seks info properti info kuliner info kesehatan foto viral berita ekonomi   Samsung mulai masuki pasar rumah pintar di Indonesia video viral info traveling info teknologi info seks info properti info kuliner info kesehatan foto viral berita ekonomi   Samsung mulai masuki pasar rumah pintar di Indonesia video viral info traveling info teknologi info seks info properti info kuliner info kesehatan foto viral berita ekonomi   Samsung mulai masuki pasar rumah pintar di Indonesia video viral info traveling info teknologi info seks info properti info kuliner info kesehatan foto viral berita ekonomi