Home » Berita Terkini » Penyebab kematian Lucy jadi perdebatan para ilmuwan
Penyebab kematian Lucy jadi perdebatan para ilmuwan video viral info traveling info teknologi info seks info properti info kuliner info kesehatan foto viral berita ekonomi

Penyebab kematian Lucy jadi perdebatan para ilmuwan

IBOQQNEWS.com – Anda masih ingat soal Lucy? Fosil Australopithecus afarensis berjenis kelamin wanita yang dianggap sebagai spesies awal manusia yang bisa berjalan tegak menggunakan dua kaki (bipedal) dan hidup sekitar 3,2 juta tahun lalu?

Para ilmuwan sudah mencoba mempelajari soal Lucy dan Australopithecus afarensis sejak fosilnya ditemukan di Ethiopia oleh ahli paleoantropologi, Donald C. Johanson, pada 1974. Salah satu hasil penelitian terbaru tentang fosil tersebut diumumkan tim dari University of Texas at Austin (UT Austin), Amerika Serikat, dalam jurnal Nature yang terbit Senin (29/8/2016).

Tim peneliti yang dipimpin John Kappelman, profesor antropologi dan geologi UT Austin, mengumumkan bahwa mereka menemukan penyebab kematian Lucy berjuta-juta tahun lalu itu.

Lucy, yang diperkirakan bertinggi badan 1,06 meter dan berat 29 kg itu, meninggal dunia karena jatuh dari pohon setinggi 12,2 meter dengan kecepatan 56,32 km/jam.

Kappelman, dikutip Associated Press (h/t The New York Times), menjelaskan bahwa kematian Lucy berlangsung cepat. “Ia tidak merasakan penderitaan,” ujarnya.

Penyebab kematian Lucy jadi perdebatan para ilmuwan video viral info traveling info teknologi info seks info properti info kuliner info kesehatan foto viral berita ekonomi
Profesor John Kappelman menunjukkan hasil cetak 3D dari fosil Lucy.
© Marsha Miller /UT Austin

Kesimpulan tersebut didapat setelah tim UT Austin penelitian sebagian kerangka Lucy menemukan adanya bagian yang patah di tangan kanan, pundak kiri, pergelangan kaki kanan, dan lutut kiri –cedera yang menurut para peneliti tersebut diakibatkan jatuh dari tempat tinggi seperti pohon.

“Sungguh ironis bahwa fosil yang menjadi sumber perdebatan mengenai peran arborealism (kehidupan yang berkaitan dengan pohon, red.) dalam evolusi manusia kemungkinan meninggal karena jatuh dari pohon,” kata Kappelman seperti dikutip laman UT Austin.

Tim UT Austin meneliti Lucy saat fosil yang biasanya menghuni Museum Nasional Ethiopia itu dibawa keliling AS pada 2007. Setelah dipamerkan di Museum Ilmu Pengetahuan Alam Houston, Lucy dibawa ke UT Austin selama 10 hari untuk diteliti menggunakan alat pemindai CT.

Penyebab kematian Lucy jadi perdebatan para ilmuwan video viral info traveling info teknologi info seks info properti info kuliner info kesehatan foto viral berita ekonomi
Fosil Lucy sedang dipindai menggunakan tomografi komputer.
© Marsha Miller /UT Austin

Para peneliti juga menemukan bahwa Lucy meninggal ketika muda, namun sudah bukan kanak-kanak lagi karena ia memiliki jenis gigi orang dewasa.

“Spesiesnya muncul untuk tumbuh lebih cepat dari kita, lebih seperti simpanse. Dan saya melihat mungkin ia berusia 15 tahun,” ujar Kappelman.

Kaki Lucy memiliki kemampuan yang lebih baik untuk berjalan tetapi ia masih sanggup memanjat pohon, terutama untuk menghindari para predator.

“Misdiagnosis”

Akan tetapi teori tim UT Austin ini ditentang oleh beberapa ilmuwan lain, termasuk sang penemu fosil Lucy, Donald C. Johanson. Mereka berpendapat bahwa patah pada tulang-tulang tersebut terjadi setelah ia wafat akibat proses pemfosilan dan kekuatan alam lain seperti erosi.

Tim White, ahli paleoantropologi University of California, Berkeley, menjelaskan kepada Associated Press bahwa ia menduga telah terjadi “misdiagnosis” (salah diagnosis) karena para peneliti UT Austin hanya fokus pada retakan yang bisa diatribusikan sebagai akibat kejatuhan, namun mengabaikan banyak retakan lainnya.

“Tidak pernah ditemukan bukti tentang bagaimana (Lucy) meninggal,” kata Johanson.

Profesor Arizona State University itu melanjutkan bahwa beberapa fosil gajah dan kuda nil yang pernah ditemukan juga menunjukkan retakan yang sama. “Nyaris tak mungkin (retakan) itu terjadi karena mereka jatuh dari pohon,” ujar Johanson.

Walau demikian beberapa peneliti lain mendukung penemuan tim UT Arizona tersebut.

Perbedaan pendapat ini menunjukkan sulitnya menentukan penyebab kematian hanya dengan meneliti sisa-sisa fosil. Para ilmuwan jarang sekali mengetahui penyebab kematian nenek moyang manusia karena fosil yang ditemukan seringkali tak lengkap dan tulang-belulang cenderung mudah hancur karena terkubur pasir dan bebatuan.

Penyebab kematian Lucy jadi perdebatan para ilmuwan video viral info traveling info teknologi info seks info properti info kuliner info kesehatan foto viral berita ekonomi   Penyebab kematian Lucy jadi perdebatan para ilmuwan video viral info traveling info teknologi info seks info properti info kuliner info kesehatan foto viral berita ekonomi   Penyebab kematian Lucy jadi perdebatan para ilmuwan video viral info traveling info teknologi info seks info properti info kuliner info kesehatan foto viral berita ekonomi   Penyebab kematian Lucy jadi perdebatan para ilmuwan video viral info traveling info teknologi info seks info properti info kuliner info kesehatan foto viral berita ekonomi   Penyebab kematian Lucy jadi perdebatan para ilmuwan video viral info traveling info teknologi info seks info properti info kuliner info kesehatan foto viral berita ekonomi   Penyebab kematian Lucy jadi perdebatan para ilmuwan video viral info traveling info teknologi info seks info properti info kuliner info kesehatan foto viral berita ekonomi   Penyebab kematian Lucy jadi perdebatan para ilmuwan video viral info traveling info teknologi info seks info properti info kuliner info kesehatan foto viral berita ekonomi

About admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com