Kabar gembira untuk PNS, gaji & tunjangan naik serta tetap dapat THR di 2019

Kabar gembira untuk PNS, gaji & tunjangan naik serta tetap dapat THR di 2019

klik66.org – Pemerintah Jokowi-JK telah menyusun Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2019. Dalam rancangan yang telah dibacakan Presiden Joko Widodo saat sidang paripurna DPR/MPR ini, terselip kabar menggembirakan untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta guru.

Dalam pidato penyampaian nota keuangan RAPBN 2019 tersebut, Presiden Joko Widodo membawa kabar baik bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS). Tahun depan, pemerintah akan kembali menaikkan gaji para ASN. Tidak hanya para ASN, pemerintah juga menaikkan uang yang diterima pensiunan PNS.

“Melanjutkan kebijakan penggajian yang telah dilakukan tahun 2018, pada tahun 2019 Pemerintah akan menaikkan gaji pokok dan pensiun pokok bagi aparatur negara, serta para pensiunan sebesar rata-rata 5 persen. Diberikan kepada pensiunan PNS,” ujar Presiden Jokowi di Gedung DPR, Kamis (16/8).

Ini dilakukan sejalan dengan komitmen pemerintah Jokowi-JK untuk terus melakukan percepatan pelaksanaan reformasi birokrasi di 86 kementerian/lembaga. Tujuannya untuk memberikan pelayanan publik yang lebih baik, mudah dan transparan.

“Disertai penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik. Peningkatan kualitas dan motivasi birokrasi terus dilakukan agar aparatur negara makin profesional, bersih, dan terjaga kesejahteraannya.”

Konsep usulan kenaikan gaji pokok PNS 2019 dilakukan dengan mempertimbangkan bahwa sudah lebih dari 2 (dua) tahun PNS tidak memperoleh kenaikan gaji pokok. Mengingat Rancangan Peraturan Pemerintah (PP) Gaji, Tunjangan, dan Fasilitas PNS sebagai pengganti PP Gaji PNS sebelumnya, yakni PP No 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji PNS yang terakhir diubah dengan PP No 30 tahun 2015, masih juga belum ditetapkan.

Lalu apa alasan pemerintah menaikkan gaji PNS tahun depan?

Kabar gembira untuk PNS, gaji & tunjangan naik serta tetap dapat THR di 2019 untuk tunjangan thr tetap serta pns naik kabar gembira Gaji di dapat 2019

klik66.org – Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengatakan, selama dua tahun terakhir, gaji PNS tidak mengalami kenaikan. Akhirnya, pada tahun depan pemerintah memutuskan untuk menaikkannya.

“Karena kemarin enggak naik makanya tahun depan naik. Artinya sudah dilihat dengan inflasi. PNS selama ini dapat dari tunjangan kinerja (tukin). Sebetulnya ini untuk adjument yang tahun ini sudah tertahan,” ujar dia di JCC, Jakarta, Kamis (16/8).

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Askolani menjelaskan, kenaikan gaji pokok PNS dilakukan agar pendapatan yang mereka terima tidak tergerus oleh inflasi. Selain itu, kenaikan ini diharapkan akan membuat dana pensiun yang diterima PNS lebih besar.

“Tentunya untuk menjaga dampak inflasi kepada gaji pokok. Kalau gaji pokok itu naik itu akan membantu kalau dia pensiun. Kita harus melihatnya jangka menengah, jangka panjang. Sebab yang kita tahu pensiun itu kan relatif sangat kecil relatif tidak terlalu besar,” ujar dia di JCC, Jakarta, Kamis (16/8).

Menurut dia, kenaikan gaji ini sebenarnya sudah rutin dilakukan setiap tahun. Hanya dalam 1-2 tahun terakhir memang tidak ada kenaikan, melainkan PNS diberikan tambahan tunjangan berupa tunjangan hari raya (THR).

“Dan itu sudah dilakukan beberapa tahun, hanya 1-2 tahun ini lah karena ada THR, itu ditahan dulu. Tapi kan 2 tahun lalu konsisten naik tiap tahun. Dan sebelum-sebelumnya sama, naik tiap tahun,” kata dia.

Oleh sebab itu, lanjut Askolani, tidak ada yang aneh jika pada tahun depan pemerintah kembali menaikkan gaji PNS. Kenaikan tersebut juga berlaku untuk semua golongan baik di pusat maupun daerah.

“Tahun ini Presiden menimbang antara gaji pokok dan THR, itu tentunya disesuaikan dengan fiskal. Pure itu kebijakan profesional untuk menjaga riil income ASN untuk biar tidak terlalu banyak turun,” tandas dia.

Tak hanya gaji naik, PNS juga masih tetap akan menerima THR serta gaji ke-13.

Kabar gembira untuk PNS, gaji & tunjangan naik serta tetap dapat THR di 2019 untuk tunjangan thr tetap serta pns naik kabar gembira Gaji di dapat 2019

klik66.org – Pemerintah Jokowi-JK mengalokasikan transfer ke daerah dan dana desa pada 2019 sebesar Rp 832,3 triliun. Transfer ke daerah memperoleh jatah sebesar Rp 759,3 triliun dan dana desa naik dari sebelumnya Rp 60 triliun menjadi Rp 73 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, transfer ke daerah di 2019 akan digunakan untuk berbagai hal. Salah satunya dana alokasi umum untuk membiayai kenaikan gaji pokok PNS sebesar 5 persen, gaji ke 13 dan Tunjangan Hari Raya (THR) serta program lainnya.

“Tahun depan kita akan gunakan policy THR dan gaji ke-13 sama dengan tahun ini. Seperti disampaikan DAU-nya yang sekarang ditransfer ke daerah sudah mempertimbangkan THR dan gaji ke-13. Kalau di daerah namanya gaji ke-13 dan gaji ke-14,” ungkap Sri Mulyani.

Dana untuk THR dan gaji ke-13 PNS ini akan diambil dari dana alokasi umum yang disediakan pemerintah.

“Dana alokasi umum tahun 2019 sebesar Rp 414 triliun. Ini untuk digunakan oleh daerah untuk mengurangi ketimpangan fiskal. Ini juga digunakan daerah untuk membayarkan gaji ke 13 dan THR serta formasi CPNS daerah,” ujar Sri Mulyani

Secara rinci transfer ke daerah ini mencakup 6 aspek yaitu dana alokasi khusus fisik mendapat alokasi sebesar Rp 77,2 triliun, dana alokasi khusus non fisik memperoleh Rp 131,2 triliun. Lalu dana insentif daerah Rp 10 triliun.

Selanjutnya, dana bagi hasil memperoleh anggaran sebesar Rp 104 triliun. Selain itu transfer ke daerah mencakup dana alokasi umum sebesar Rp 414,9 triliun serta dana otsus, DTI dan dana keistimewaan DIY sama dengan tahun lalu sebesar Rp 22,1 triliun.

Sementara itu, dana desa yang mengalami kenaikan Rp 13 triliun menjadi Rp 73 triliun akan disalurkan untuk meningkatkan porsi pemberdayaan masyarakat desa dan melanjutkan skema padat karya tunai (cash for work). “Rata-rata per desa di 2019 akan menerima sekitar Rp 973,9 juta,” jelas Sri Mulyani.

Tak berhenti di situ, tunjangan kinerja guru juga bakal dinaikkan di 2019.

klik66.org – Belanja negara diperkirakan mencapai Rp 2.439,7 triliun atau 15 persen dari PDB (Produk Domestik Bruto) Indonesia di 2019 mendatang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 20 persen akan dialokasikan untuk anggaran pendidikan. Pada tahun 2019, anggaran pendidikan direncanakan sebesar Rp 487,9 triliun, meningkat 38,1 persen dibandingkan realisasi anggaran pendidikan di tahun 2014, sekitar Rp 353,4 triliun.

“Belanja negara untuk bidang pendidikan pada tahun 2019 akan diarahkan untuk memperkuat program BOS bagi 57 juta siswa, meningkatkan kualitas guru PNS dan non-PNS melalui tunjangan profesi, dan percepatan pembangunan dan rehab sekolah,” kata Jokowi di Jakarta, Kamis (16/8).

Selain itu, pemerintah telah memberikan bantuan pendidikan dan beasiswa dari jenjang pra-sekolah hingga SD, SMP, dan SMA, pendidikan madrasah ibtidaiyah, tsanawiyah, dan aliyah, bahkan sampai dengan jenjang pendidikan tertinggi S3 bagi seluruh anak bangsa yang berpotensi, terutama bagi yang kurang mampu.

Anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) telah mampu menaikkan angka partisipasi murni untuk SD, SMP, SMA, dan madrasah. Pada tahun 2019, Pemerintah akan memberikan beasiswa kepada 20,1 juta siswa melalui Program Indonesia Pintar dan 471,8 ribu mahasiswa melalui beasiswa bidik misi.

Selain itu, dalam periode 2014-2019, Pemerintah juga melakukan investasi melalui LPDP dengan memberikan beasiswa kepada sekitar 27 ribu mahasiswa dari seluruh pelosok Tanah Air untuk melanjutkan pendidikan S2 dan S3 di perguruan tinggi terbaik di dalam negeri maupun di luar negeri, serta membiayai 123 kontrak riset terpilih.

Jokowi menambahkan, anggaran pendidikan juga ditujukan untuk membangun 1.407 ruang praktik SMK dan bantuan pelatihan/sertifikasi 3.000 mahasiswa, memperkuat program vokasi yang lebih masif dan terintegrasi lintas kementerian, serta pembangunan sarana kelas dan laboratorium di 1.000 pesantren.

Kunjungi juga KLIK66 situs judi qq online terbesar dan terpercaya di indonesia yang menyediakan 8 jenis permainan di antaranya aduq , bandarq, BANDAR POKER , bandar66 Dan Lain - lain. DAFTAR SEKARANG Bonus Promo Menarik menanti anda.

-> BONUS TURN OVER 0.5%
-> BONUS REFERRAL 20%

Kabar gembira untuk PNS, gaji & tunjangan naik serta tetap dapat THR di 2019 untuk tunjangan thr tetap serta pns naik kabar gembira Gaji di dapat 2019

Kabar gembira untuk PNS, gaji & tunjangan naik serta tetap dapat THR di 2019 untuk tunjangan thr tetap serta pns naik kabar gembira Gaji di dapat 2019   Kabar gembira untuk PNS, gaji & tunjangan naik serta tetap dapat THR di 2019 untuk tunjangan thr tetap serta pns naik kabar gembira Gaji di dapat 2019   Kabar gembira untuk PNS, gaji & tunjangan naik serta tetap dapat THR di 2019 untuk tunjangan thr tetap serta pns naik kabar gembira Gaji di dapat 2019   Kabar gembira untuk PNS, gaji & tunjangan naik serta tetap dapat THR di 2019 untuk tunjangan thr tetap serta pns naik kabar gembira Gaji di dapat 2019   Kabar gembira untuk PNS, gaji & tunjangan naik serta tetap dapat THR di 2019 untuk tunjangan thr tetap serta pns naik kabar gembira Gaji di dapat 2019   Kabar gembira untuk PNS, gaji & tunjangan naik serta tetap dapat THR di 2019 untuk tunjangan thr tetap serta pns naik kabar gembira Gaji di dapat 2019   Kabar gembira untuk PNS, gaji & tunjangan naik serta tetap dapat THR di 2019 untuk tunjangan thr tetap serta pns naik kabar gembira Gaji di dapat 2019