Elite PD dan Gerinda Saling Tuding, Sebut Prabowo dan SBY Jenderal Kardus

Elite PD dan Gerinda Saling Tuding, Sebut Prabowo dan SBY Jenderal Kardus
klik66.org –¬†Wasekjen Partai Demokrat (PD) Andi Arief berang terhadap Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Andi Arief menyebut Prabowo sebagai jenderal kardus!
Elite PD dan Gerinda Saling Tuding, Sebut Prabowo dan SBY Jenderal Kardus tuding sebut sby saling prabowo pd kardus jenderal gerinda elite dan
“Prabowo ternyata kardus. Malam ini kami menolak kedatangannya ke Kuningan. Bahkan keinginan dia menjelaskan lewat surat sudah tak perlu lagi. Prabowo lebih menghargai uang ketimbang perjuangan. Jenderal kardus,” kata Andi Arief, Rabu (8/8).
Andi Arief mengatakan Prabowo mementingkan uang pada Pilpres 2019 ketimbang perjuangan. Andi Arief membawa-bawa nama Sandiaga Uno.
“Di luar dugaan kami, ternyata Prabowo mementingkan uang ketimbang jalan perjuangan yang benar. Sandi Uno yang sanggup membayar PAN dan PKS masing-masing Rp 500 M menjadi pilihannya untuk cawapres,” sebut Andi Arief.
“Benar-benar jenderal di luar dugaan,” imbuhnya.
Andi mengatakan besar kemungkinan Demokrat akan meninggalkan Prabowo.
“Baru tadi malam Prabowo datang dengan semangat perjuangan. Hanya hitungan jam, dia berubah sikap karena uang,” ujar Andi saat dihubungi.
“Besar kemungkinan kami akan tinggalkan koalisi kardus ini,” imbuhnya.
Dia menegaskan Partai Demokrat akan fokus pada pemilihan tingkat legislatif. Dia menyebut Demokrat tak ingin terjebak di koalisi yang disebutnya koalisi lumpur.
“Lebih baik kami konsentrasi pada pencalegan ketimbang masuk lumpur politik PAN, PKS, dan Gerindra,” sebut Andi.
TOLAK KEDATANGAN PRABOWO
Elite Partai Demokrat (PD) mengaku menolak kedatangan Prabowo ke kediaman sang ketum, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Mega Kuningan, Jakarta Selatan. Koalisi pecah?
“Prabowo ternyata kardus, malam ini kami menolak kedatangannya ke Kuningan,” cuit Andi Arief di Twitternya, @AndiArief_ sepeti dikutip, Rabu malam.
Andi menegaskan Demokrat sudah tidak perlu menjelaskan soal koalisi dari Prabowo.
Sebelumnya, Prabowo disebut akan mendatangi SBY ke rumahnya. Kedua tokoh itu ingin bertemu untuk membahas kelanjutan koalisi terkait cawapres.
“Pukul 20.00-22.00 WIB brainstorming visi-misi dengan SBY di Kuningan,” ujar Kepala Departemen Informasi Publik dan Media DPP Gerindra, Ariseno Ridhwan. Namun pertemuan tersebut tampaknya batal.
Andi belum berbicara detail soal perkara yang membuatnya marah pada Prabowo.
MENGUAT
Sementara itu, isu Sandiaga Salahuddin Uno digandeng Prabowo jadi cawapresnya kian menguat.
Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria mengatakan, Sandiaga merupakan sosok alternatif yang bisa diterima calon mitra koalisi. Sandi dipilih di tengah kengototan Partai Demokrat, PKS, dan PAN yang masih ingin memajukan kader sebagai cawapres.
“Kebetulan Sandi kan satu partai dengan Prabowo. Mungkin bagi partai yang lain, tidak menjadi… tidak ngirilah, partai lain kan maunya Demokrat, yang PAN maunya PAN, PKS maunya PKS, alternatifnya dipilih di luar 3 partai ini,” ujar Riza saat dihubungi.
Soal Sandi, PAN memberi sinyal tak keberatan mempertimbangkan politikus berlatar pengusaha itu sebagai cawapres Prabowo. Ketua DPP PAN Yandri Susanto mengatakan, partainya segera bersikap soal pilpres lewat rapat kerja nasional.
“Tadi malam belum setuju, tapi kalau itu (Prabowo-Sandi) merupakan opsi boleh kita bicarakan lebih lanjut,” ucap Yandri.
Sandiaga semalam berada di kediaman Prabowo Subianto di Jl Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Sandi menolak bicara soal pilpres.
The Real General
Elite Partai Gerindra balik menyerang bos Andi Arief.
“Ya, kita maklumi Andi Arief sudah kehilangan kesadaran diri. Dia tahu nggak artinya jenderal kardus itu siapa, siapa yang jenderal kardus? Jenderal kardus itu kalau mimpin partai, biasanya kader-kadernya tukang koruptor dan paling banyak dipenjara. Itu jenderal kardus. Pak Prabowo itu the real general,” ujar Waketum Partai Gerindra Arief Poyuono.
Poyuono juga menyebut Prabowo bukan tukang ngeluh alias jenderal ngeluh. Lalu siapa yang dituding Poyuono jenderal kardus tukang ngeluh?
“Bosnya si Andi Arief-lah jenderal kardus, gimana mimpin koruptor bawa duit kardusan, nyolong duit negara,” sebut Poyuono.
Poyuono punya tafsir sendiri soal jenderal kardus. Jenderal kardus, menurutnya, pengepul duit koruptor. Di Demokrat, jenderal kardus itu disebut Poyuono ada di sosok pemimpin Partai Demokrat.
“Jenderal kardus itu jenderal yang suka ngumpulin kardus bekas koruptor dari anak buahnya. Pak Prabowo nggak, partai saja dibiayai sendiri, bukan dari kardus-kardus setoran anak buahnya,” pungkasnya.

Kunjungi juga KLIK66 situs judi qq online terbesar dan terpercaya di indonesia yang menyediakan 8 jenis permainan di antaranya aduq , bandarq, BANDAR POKER , bandar66 Dan Lain - lain. DAFTAR SEKARANG Bonus Promo Menarik menanti anda.

-> BONUS TURN OVER 0.5%
-> BONUS REFERRAL 20%

Elite PD dan Gerinda Saling Tuding, Sebut Prabowo dan SBY Jenderal Kardus tuding sebut sby saling prabowo pd kardus jenderal gerinda elite dan

Elite PD dan Gerinda Saling Tuding, Sebut Prabowo dan SBY Jenderal Kardus tuding sebut sby saling prabowo pd kardus jenderal gerinda elite dan   Elite PD dan Gerinda Saling Tuding, Sebut Prabowo dan SBY Jenderal Kardus tuding sebut sby saling prabowo pd kardus jenderal gerinda elite dan   Elite PD dan Gerinda Saling Tuding, Sebut Prabowo dan SBY Jenderal Kardus tuding sebut sby saling prabowo pd kardus jenderal gerinda elite dan   Elite PD dan Gerinda Saling Tuding, Sebut Prabowo dan SBY Jenderal Kardus tuding sebut sby saling prabowo pd kardus jenderal gerinda elite dan   Elite PD dan Gerinda Saling Tuding, Sebut Prabowo dan SBY Jenderal Kardus tuding sebut sby saling prabowo pd kardus jenderal gerinda elite dan   Elite PD dan Gerinda Saling Tuding, Sebut Prabowo dan SBY Jenderal Kardus tuding sebut sby saling prabowo pd kardus jenderal gerinda elite dan   Elite PD dan Gerinda Saling Tuding, Sebut Prabowo dan SBY Jenderal Kardus tuding sebut sby saling prabowo pd kardus jenderal gerinda elite dan