Beberapa gangguan Kesehatan berikut ini rentan dialami polisi

Beberapa gangguan Kesehatan berikut ini rentan dialami polisi

KLIK66 – Menjadi seorang abdi negara memang menjadi sebuah kebanggaan sekaligus menjadi sebuah tanggung jawab yang besar. Contohnya polisi, dikarenakan tugasnya yaitu menjaga ketentraman masyarakat, mereka pun jadi sangat sibuk dan sering kali mengabaikan kesehatan mereka sendiri. Berikut ini ada empat jenis gangguan kesehatan yang rentan dialami oleh polisi.

Research Professor of Epidemiology and Environmental Health, John M Violanti, PhD, dalam penelitiannya mengatakan bahwa anggota kepolisian di Buffalo, Amerika Serikat, memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami masalah. Seakan hal ini menjadikan pekerjaan buat pria tak subur.

Beban kerja dan tugas malam yang dilakukan anggota kepolisian berkontribusi pada peningkatan risiko kesehatan seperti penyakit metabolik, yaitu penumpukan lemak perut, hipertensi, resistensi insulin dan diabetes tipe 2, serta stroke, jelas Violanti.

1. Penumpukan lemak perut

Menurut dr Nadia Octavia dari KlikDokter, penumpukan lemak di perut tak melulu terjadi akibat konsumsi makanan tinggi kalori. Keadaan ini juga dapat disebabkan oleh kurang tidur, stres, dan pengaruh lingkungan.

Seperti diketahui, polisi merupakan sekumpulan orang yang selalu berjaga siang dan malam demi terwujudnya keamanan lingkungan. Hal ini bisa membuat mereka rentan kekurangan waktu tidur atau kesulitan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang, yang pada akhirnya berkontribusi pada terjadinya stres.

Parahnya lagi, para anggota polisi mungkin juga kesulitan untuk membagi waktu kapan harus berolahraga dan menunaikan tugasnya. Pada akhirnya. penumpukan lemak di perut kerap tak bisa dihindari.

Penumpukan lemak di perut itu sendiri merupakan salah satu faktor risiko dari berbagai penyakit berbahaya, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, penyakit jantung, dan stroke.

2. Hipertensi

Seperti telah diungkit sebelumnya, tekanan darah tinggi adalah salah satu penyakit yang terwujud dari adanya penumpukan lemak di perut. Berdasarkan penjelasan dr Anita Amalia Sari dari KlikDokter, risiko terjadinya masalah kesehatan ini bisa menjadi lebih tinggi bila seseorang juga memiliki kebiasaan merokok, kurang olahraga, dan sering stres.

Lebih lanjut, dr Anita menjelaskan bahwa seseorang dikatakan mengalami hipertensi bila tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan diastolik lebih dari 90 mmHg.

Beberapa gangguan Kesehatan berikut ini rentan dialami polisi info kesehatan

Beberapa gangguan Kesehatan berikut ini rentan dialami polisi info kesehatan   Beberapa gangguan Kesehatan berikut ini rentan dialami polisi info kesehatan   Beberapa gangguan Kesehatan berikut ini rentan dialami polisi info kesehatan   Beberapa gangguan Kesehatan berikut ini rentan dialami polisi info kesehatan   Beberapa gangguan Kesehatan berikut ini rentan dialami polisi info kesehatan   Beberapa gangguan Kesehatan berikut ini rentan dialami polisi info kesehatan   Beberapa gangguan Kesehatan berikut ini rentan dialami polisi info kesehatan