ASN di Timika jadi provokator pembakaran toko minuman beralkohol

ASN di Timika jadi provokator pembakaran toko minuman beralkohol

BERITA TERKINI –¬†Sebanyak sembilan orang ditahan Polres Mimika terkait pembakaran toko minuman beralkohol di Timika Jaya-SP2 pada Kamis (5/7). Pelaku dijerat Pasal 170 KUHP tentang pengrusakan secara bersama-sama.

Demikian diungkapkan Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto.KLIK66

Ironisnya, satu diantara 9 pelaku merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di bidang kesehatan. Ia merupakan provokator yang menggerakan massa untuk melakukan pembakaran. Yang bersangkutan didakwa dengan Pasal 160 KUHP.

“Kami sudah melakukan penahanan terhadap sembilan orang yang sudah pasti terlibat dalam kasus ini. Salah satu di antaranya berprofesi sebagai mantri. Dia juga ada dalam video yang menjadi viral itu. Saat kami amankan dari rumahnya, dia masih menggunakan pakaian yang sama dan topi yang sama,” kata AKBP Agung, Sabtu (7/7) seperti diberitakan Antara.

Sebelumnya, Polres Mimika mengamankan 23 orang pascapembakaran Toko Dingin 77 SP2 Timika pada Kamis (5/7) malam.

Setelah menjalani pemeriksaan oleh penyidik Satuan Reskrim Polres Mimika, sebanyak 14 orang diantaranya telah dipulangkan ke rumah masing-masing pada Jumat (6/7) karena tidak terbukti terlibat pembakaran dan pengrusakan Toko Dingin 77 SP2 Timika.

Kapolres menyayangkan tindakan main hakim sendiri yang dilakukan oleh warga menyusul kematian kerabat mereka, James Abugau (26), warga Lorong Pisang, Kelurahan Wanagon-SP 2, Timika.

“Kami sudah mengimbau pihak keluarganya untuk melakukan otopsi jenazah, tetapi ditolak. Penyebab kematian korban hanya bisa diketahui satu-satunya dengan cara otopsi. Ini baru dugaan bahwa korban minum minuman keras. Darimana kita tahu bahwa penyebab kematiannya karena kandungan minuman keras, kan harus melalui otopsi. Makanya kami sangat menyayangkan kejadian ini,” tutur AKBP Agung.

Aksi pembakaran tersebut tak hanya merugikan si empunya usaha, tetapi juga pemilik usaha lain yang rukonya berjejer dengan toko tersebut.

“Ada empat ruko yang terbakar. Memang ruko yang lain tidak habis semua isinya, tetapi tempat usaha mereka hancur. Ruko itu tidak berdiri sendiri, ada ruko-ruko lain di sampingnya. Itu yang kita sayangkan,” jelas mantan Kapolres Jombang, Jawa Timur itu.

Kapolres menegaskan tidak akan melepas begitu saja para pelaku kejahatan tersebut sebelum mereka mempertanggungjawabkan perbuatannya di mata hukum.

“Kemarin pagi ada tiga orang tokoh masyarakat, salah satunya mantan anggota dewan menghadap saya meminta 23 orang itu dilepas. Saya sampaikan kami akan pilah-pilah. Mereka yang tidak terlibat akan kita pulangkan, tetapi bagi yang terlibat mohon maaf saja, kami tetap tegakkan hukum,” kata AKBP Agung.

ASN di Timika jadi provokator pembakaran toko minuman beralkohol toko timika provokator pembakaran minuman jadi di beralkohol asn   ASN di Timika jadi provokator pembakaran toko minuman beralkohol toko timika provokator pembakaran minuman jadi di beralkohol asn   ASN di Timika jadi provokator pembakaran toko minuman beralkohol toko timika provokator pembakaran minuman jadi di beralkohol asn   ASN di Timika jadi provokator pembakaran toko minuman beralkohol toko timika provokator pembakaran minuman jadi di beralkohol asn   ASN di Timika jadi provokator pembakaran toko minuman beralkohol toko timika provokator pembakaran minuman jadi di beralkohol asn   ASN di Timika jadi provokator pembakaran toko minuman beralkohol toko timika provokator pembakaran minuman jadi di beralkohol asn   ASN di Timika jadi provokator pembakaran toko minuman beralkohol toko timika provokator pembakaran minuman jadi di beralkohol asn